Prambanan Jazz #5/2019
Prambanan Jazz #5/2019

Tentang Prambanan Jazz #5/2019

Prambanan Jazz Festival telah memasuki tahun yang ke 5, dan kali ini berlangsung selama 3 hari yaitu tanggal 5, 6 dan 7 Juli 2019 di Komplek Pelataran Candi Prambanan Yogyakarta. Festival musik ini menjadi salah satu festival musik di Indonesia yang paling bergengsi sekaligus ditunggu. Perpaduan artis internasional dan dalam negeri ditambah lokasi di Candi Prambanan menjadikan festival ini nyaris tak tertandingi. Festival yang setiap tahunnya akan terus diadakan sebagai bentuk sinergi jangka panjang dalam upaya memperkenalkan dunia pariwisata Indonesia khususnya Candi Prambanan dan sekitarnya ke tingkat dunia internasional sebagai bentuk diplomasi budaya dalam kekuatan baru untuk memperkuat branding nasional. Festival ini juga akan menjadi alternatif tujuan konser musik yang menampilkan kearifan budaya lokal ke pentas global dengan menjadikan komplek candi Hindu terbesar di Indonesia dari abad ke-9 ini sebagai venue tempat pertunjukan. Prambanan Jazz adalah sebuah seni pertunjukan yang memadukan antara seni, musik dan budaya. Semoga perayaan event kebudayaan ini akan selalu memberikan inspirasi bagi kita, menggugah semangat kita dalam berkehidupan yang lebih baik.

Panggung Roro Jonggrang

Panggung Roro Jonggrang

(Panggung Special Show)

Konsep perpaduan 2 mahakarya akan sangat tampak di Panggung Rorojonggrang. Kemegahan situs warisan budaya dunia Candi Prambanan dan musik kelas dunia berpadu menjadi kesatuan pertunjukkan apik di Panggung Special Show. Berbeda dari Hanoman, Panggung Rorojonggrang menghadirkan penampilan musisi internasional dengan konsep pertunjukkan lebih special dan eksklusif. Penonton dapat menikmat pertunjukkan dengan setting tempat duduk sesuai dengan kelas yang dipilih. Panggung Rorojonggrang akan berlangsung dari jam 21.00 sampai dengan jam 00.00 di area Lapangan Brahma komplek Candi Prambanan.

Panggung Hanoman

Panggung Hanoman

(Panggung Festival Show)

Prambanan Jazz Festival tetap mengusung konsep 2 panggung utama. Pertama adalah Panggung Hanoman. Dengan konsep festival show, Panggung Rorojonggrang akan menghadirkan lebih banyak musisi-musisi dalam negeri dengan beragam genre musik yang disuguhkan. Pemilihan musisi–musisi ini didasarkan pada beberapa aspek diantaranya adalah karya-karya terbaik ditahun penyelenggaraan dan apresiasi penonton yang baik kepada karya–karya musisi nasional. Dengan harapan Panggung Hanoman akan menjangkau segmen penonton lebih luas. Panggung Hanoman akan berlangsung dari jam 15.30 sampai dengan jam 21.00 di area Lapangan Wisnu komplek Candi Prambanan.

Comission Artist

  • Agan Harahap

    Prambanan Jazz 2019 - Agan Harahap

    Setiap penyelenggaraan Prambananan Jazz Festival akan mengundang seniman sebagai commission artist untuk merespon dan membuat karya seni rupa. Tahun ini Prambanan Jazz Festival akan mengundang Agan Harahap. Agan Harahap adalah seniman muda asal Bandung yang menggunakan medium karya fotografi. Dikenal sebagai illustrator dan karya-karya Digital Imaging yang penuh satir dan parodi di kehidupan sosial yang karyanya sangat viral.

  • Life Must Grow

    Prambanan Jazz 2018 - Soni Irawan

    "Life Must Grow #1" dan "Life Must Grow #2" merupakan judul dari karya instalasi RM Soni Irawan yang terpasang secara apik di venue Prambanan Jazz Festival 2018. Menggunakan material gitar, karya Soni dimaknai sebagai proses pendewasaan.

    Bentuk gitar yang memiliki banyak cabang seperti pohon dan tanduk rusa menyimbolkan hidup yang senantiasa berkembang. Bila dikaitkan dengan musik sebagai tema besar acara, seorang gitaris yang baik adalah yang mampu menyeimbangkan antara kemampuan dan penjiwaan atau logika dan perasaan.

    Posisi karya yang berada tepat di depan panggung Hanoman yang menjadi lokasi Festival Show Prambanan Jazz Festival 2018, sangat menarik perhatian para pengunjung untuk singgah dan berswafoto.

  • Sarah Brightman Series

    Prambanan Jazz 2017 - Dipo Andy

    Perupa Dipo Andy turut merespon Prambanan Jazz Festival 2017 melalui karyanya yang berjudul: "Sarah Brightman Series". Karya Dipo Andy dipilih oleh Majalah Rolling Stone Indonesia menjadi Cover Story edisi Prambanan Jazz 2017.

    Sesuai dengan tagline Prambanan Jazz 2017 "Art, Music, and Culture". Prambanan Jazz mencoba mempertemukan secara sejajar dan terhormat antara senirupa, musik dan genuine local.

    Karya Dipo Andy dipamerkan di venue Prambanan Jazz Festival 2017. Terdiri atas 12 panel dengan ukuran 1 panel 90x110.

    Kuliner Pasar Kangen

    Pasar Kangen

    Sebagai bagian dan komitmen Prambanan Jazz Festival dalam membangun kultur budaya dalam masyarakat modern, tahun ini akan tetap menampilkan wisata kuliner Pasar Kangen di area Panggung Festival Show. Pasar Kangen sebagai perpaduan wisata kuliner khususnya Yogyakarta yang akan mempertemukan generasi lama dan generasi baru. Bagi generasi lama Pasar Kangen akan menghadirkan romantisme masa lalu, sedangkan bagi generasi muda sekarang, Pasar Kangen akan menghadirkan sensasi kuliner tradisi Yogyakarta tempo dulu. Pasar Kangen adalah bentuk komitmen Prambanan Jazz untuk selalu mendukung tradisi lokal.

    Kuliner Pasar Kangen
    Kids Area Prambanan Jazz
    Kids Area Prambanan Jazz

    Kids Area

    Segmen pengunjung yang hadir di Prambanan Jazz lebih meluas menjangkau ke semua segmen. Di 2 tahun penyelenggaraan, Prambanan Jazz menambah fasilitas Kids Area di area Festival Show. Dengan harapan para orang tua tetap bisa menikmati pertunjukkan musik dan anak-anaknya mempuyai aktivitas selama di dalam area Festival.